Palu, 5 November 2017 – Pengembangan Kawasan Ekonomi khusus (KEK) (special economic zone) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) sampai saat ini dinilai cukup berhasil mendorong percepatan ekonomi setempat. Ketua Himpunan Pengusaha KAHMI (Hipka) Pusat Kamrussamad mengatakan, gairah ekonomi tersebut dipicu berbagai insentif yang diberikan kepada investor di dalam KEK. 

Dalam pertemuan tersebut, beliau mencontohkan, “investasi yang digulirkan Hong Thai di bidang industri pengolahan getah pinus beserta turunannya, kemudian PT.Asbuton Jaya Abadi yang bergerak pada industri pengaspalan (Aspal Buton) yang saat ini juga telah membangun pabriknya untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur.

Dan juga ada pula PT.Sofie Agro yang bergerak dibidang  industri pengolahan kelapa” ujar dia, dalam paparan di Gala Dinner Himpunan Pengusaha KAHMI (Hipka) di Hotel Mercure, Palu, (05/11).

Dia mengatakan, Kawasan Industri Morowali juga telah memberikan sumbangan besar dalam pertumbuhan ekonomi Sulteng. yang mana pada kuartal III/2017 diprediksi sebesar 11,8%. “Hipka harus berpartisipasi dalam pembangunan kawasan ekonomi di Sulawesi tengah ini,” ujar Kamrussamad.

Di sisi lain, tambahnya, keberhasilan Sulteng tumbuh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional karena kemampuan Gubernur dan jajarannya. “Termasuk dalam bersinergi dengan para pelaku dunia usaha yang ada di Sulteng khususnya dan investor dari luar pada umumnya,” papar Kamrussamad yang juga pengurus Kadin Indonesia. (SindoNews),[dmp]

KEK Palu Bantu Tingkatkan Perekonomian Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *